Siaran Migrant CARE

Kematian Misterius PRT Migran di Taiwan Kembali Terulang

Pada medium bulan Maret tahun 2007 lalu, Eka Yuanita, seorang PRT Migran asal Desa Kembang Arum Kec. Sutojayan Kab. Blitar, meninggal dunia secara misterius di Taiwan. Eka Yuanita ditemukan oleh seorang warga Taiwan dalam kondisi telah meninggal dan penyebab kematiannya hingga kini belum terungkap.

Kabar duka yang sama kembali terulang, dan kini menimpa Lamah (25 Tahun) TKW asal Dusun Tanjung Kerta Desa Medan Karya Kec. Tirtajaya Kab. Karawang meninggal dunia Di Taiwan pada tanggal 20 Maret 2008 secara misterius pula. Menurut Informasi dari Agency Taiwan Fudah Manpower Cooperation. CO., bahwa Lamah di temukan oleh majikan yang baru pulang ke rumah pada tanggal 20 Maret 208 Pukul 16.10 Waktu Taiwan Dalam keadaan tergantung.

Lamah berangkat ke Taiwan pada tanggal 16 Agustus 2007 melalui PT Putra Indo Sejahtera yang beralamatkan di Jl. Pademangan IV Ujung Komplek Duta Kebayoran Blok E No 1,2, 3 Jakarta Utara, Telp 021 – 6411880. Lamah bekerja sebagai PRT pada majikan yang bernama Chu Tong Yuan.

Informasi mengenai kematian Lamah diterima oleh pihak keluarga secara simpang siur. Awalnya pihak keluarga menerima kabar dari Santi (rekan Lamah yang bekerja di Taiwan) bahwa Lamah telah meninggal pada tanggal 20 Maret 2007. Namun ketika pihak keluarga mengkonfirmasi kepada pihak PJTKI yang memberangkatkan, pihak PJTKI hanya mengabarkan bahwa Lamah sakit dan sedang di rawat di rumah sakit di Taiwan.

Sebelum meninggal dunia, Lamah menyampaikan kepada pihak keluarganya melalui telpon bahwa majikannya sering berlaku kasar dan melarang almarhumah untuk menerima telpon dari manapun termasuk dari pihak keluarga.

Menurut informasi dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei melalui surat yang bernomor 0376/IMG/KDEI/III/2008,  Saat ini pihak kejaksaan Taiwan tengah memeriksa kondisi jenazah korban dan pihak kedokteran kehakiman akan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian almarhumah Lamah.

Migrant CARE mendukung penuh tuntutan pihak keluarga korban agar pemerintah mengusut tuntas penyebab kematian Lamah serta meminta pertanggungjawaban kepada Chu Tong Yuan selaku majikan, Fudan Manpower Cooperation Co dan PT Putra Indo Sejahtera atas kematian almarhumah.

Selain pengusutan tuntas terhadap kematian Lamah, Migrant CARE juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mengusut tuntas kematian 2 orang buruh migran Indonesia lainnya yang jenazahnya akan dipulangkan hari ini.  Yakni, pertama, Suprapto (asal Dusun Warung Desa Bedi Wetan Kec. Bungkal Ponorogo) meninggal di Malaysia pada tanggal 29 Maret 2008 karena jatuh dari Lt 12, Jenazah Suprapto akan tiba di Bandara Juanda pada hari ini pukul 09.45 WIB dengan pesawat Garuda. Kedua, Qodi Bin Salikan (asal Desa Ngrandu Kec. Kedungadem Bojonegoro) meninggal di Qatar pada tanggal 8 Maret 2008 karena sebab yang belum jelas, jenazah Qodi akan tiba di Bandara Juanda Surabaya pada hari ni pukul  18.10 WIB.

Jakarta, 1 April 2008

Anis Hidayah                                                  Wahyu Susilo

Executive Director                                          Analyst Policy

(081578722874)                                                (08129307964)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: