Archive for April, 2008|Monthly archive page

Buruh Migran Minta Dihentikannya Biaya Penempatan Ilegal

Senin, 28 April 2008 | 19:12 WIB

JAKARTA, SENIN- Buruh Migran Indonesia mendesak pemerintah untuk dihentikannya biaya penempatan ilegal (overcharging) bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Sebab, pungutan yang dilakukan dengan cara pemotongan gaji selama 5-7 bulan itu membuat para TKI harus terjebak hutang terhadap perusahaan pengerah jasa tenaga kerja (PJTKI). Continue reading

Advertisements

Naikkan Upah, Hapuskan Pajak, Tingkatkan Pelayanan KJRI

Sikap Buruh Migran Indonesia di Hong Kong dan Macau

Jakarta (29/4)—Peringatan May Day juga akan dirayakan oleh buruh-buruh migrant Indonesia yang saat ini bekerja di Hong Kong dan Macau. Enny Lestari, Juru bicara PILAR menyatakan, May Day 2008 ini BMI menuntut naikkan upah, hapuskan pajak, dan tingkatkan pelayanan KJRI. Continue reading

Tingkatkan Pelayanan KJRI, Jangan Kambing Hitamkan BMI

“Sudah jelas buruknya pelayanan dan perlindungan KJRI Hong Kong terhadap BMI, adalah akibat kegagalan mereka sebagai pemerintah, namun mereka masih ingin menutupi kegagalan tersebut dengan menyalahkan BMI” Continue reading

Buruh dan Tani Peringati May Day di 23 Kota

Media Briefing (24/4/2008):

Jakarta—Front Perjuangan Rakyat (FPR) akan melakukan aksi serempak di 23 kota memperingati Hari Buruh se-Dunia (May Day) 2008 . Pesan yang diusung dalam peringatan May Day 2008 ini adalah; “turunkan harga sembako, hapus outsourcing, tolak sistem kerja kontrak, laksanakan reforma agrarian sejati, dan sediakan lapangan pekerjaan dengan upah layak!”. Continue reading

Tuntut Perbaikan Perlindungan, PILAR-GAMMI Demo KJRI Hong Kong

Siaran Pers. HK 21 April 2008

“Sampai kapan pemerintah Indonesia terus menerus melindungi agen, jelas-jelas agen telah terbukti menyandera BMI dengan cara merampas paspor mereka, namun KJRI masih saja diam dan bahkan terus-menerus memberikan mereka izin penempatan” Continue reading

Inilah 40 Agensi Penahan Paspor BMI di Hong Kong

Sejak bulan Maret, PILAR dan GAMMI telah membentuk posko penganduan penahanan paspor, posko ini dibentuk untuk menekan pemerintah untuk melakukan tindakan tegas terhadap praktek penahanan paspor yang dilakukan oleh agency di Hong Kong. Continue reading