TKI Asal Sumbawa Terancam Hukuman Gantung di Malaysia

Senin, 24 Mar 2008 | 07:36 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Seorang Tenaga Kerja Indonesia terancam hukuman gantung sampai mati di Kucing, Serawak Malaysia. Supriadi alias Edi Saputra, 21 tahun, asal Desa Klanir Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) setahun terakhir ini berada di Penjara Pusat di Kucing karena tuduhan pembunuhan.

Senin (24/3) siang nanti, orang tuanya, Muhammad Saleh dan Ondawati berangkat ke Kucing didampingi Koordinator Advokasi Kebijakan Perkumpulan Pancakarsa Endang Susilowati bersama pejabat ketenagakerjaan Nusa Tenggara Barat (NTB) berangkat untuk menjenguk.

Informasi Supriadi terancam hukuman gantung tersebut diperoleh keluarganya dari surat Konsul Muda Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Didi J. Zulhadji pada 25 September 2007 lalu. Belum jelas perkara pembunuhan yang dituduhkan kepada Supriadi, hanya disebutkan bahwa Supriadi berada di Penjara Pusat Kucing di Serawak. }Diancam hukuman gantung karena melakukan pembunuhan,” kata Endang Susilowati mengutip isi surat Konsul Muda KJRI tersebut.

Ayah Supriadi, Muhammad Saleh , mengaku terkejut menerima surat tersebut. “Saya sampai pingsan,” kata Saleh. Kepala Dinas Sosial, Kependudukan, Catatan Sipil, Tenaga Kerja dan Transmigrasi KSB Syamsul Kamil, mengatakan bahwa rencananya sesampainya di Kucing, Selasa (25/3) besok, akan menemui Konsulat Jenderal RI dan pengacara yang telah mendampingi Supriadi di persidangan. “Mudah-mudahan bisa meringankan hukuman,” ujarnya.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: