BMI Menolak Kebijakan Baru KJRI-HK

demo19jan.jpg

Siaran Pers, 19 Januari 2008
Kapankah Konsulat Indonesia di Hong Kong mulai memberikan perlindungan bagi BMI, dan menghentikan perlindungan bagi agency?Pertanyaan ini muncul dalam diskusi tentang surat edaran No 2258/2007 tentang Tata Cara Perpindahan Agency bagi Nakerwan, yang diadakan ATKI bagi para BMI yang sedang tinggal di penampungan (shelter).

alah satu penghuni shelter Bethune House yang tidak mau disebutkan namnya mengungkapkan “Kemarin saya mencoba untuk mencari majikan di agency baru, tapi karena saya baru bekerja dengan agency sebelumnya selama 3 bulan, mereka tidak bisa mengurus kontrak saya, sekarang saya bingung, saya tidak berani kembali ke agency lama saya, selama ini mereka menahan paspor saya dan memotong seluruh gaji saya, saya mau pulang saja”

“Saya baru bekerja 5 bulan di Hong Kong, karena dipukul majikan maka saya kabur dan mengadu ke Agency, tapi oleh agency saya malah dilarang lapor ke polisi dan di paksa pulang ke Indonesia, makanya saya memilih kabur dari agency dan mengadu ke sini” ungkap Kriswandar, salah satu BMI penghuni shelter

Kriswandar menambahkan “Sekarang setelah keluarnya peraturan baru tentang perpindahan agency, agency mengajukan majikan baru kepada saya tapi dengan syarat potongan gaji lagi selama 7 bulan, ditambah dengan 2 bulan potongan gaji kontrak sebelumnya yang baru terbayar 5 bulan”

Menurut Eni Lestari, ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), surat edaran KJRI No 2258/2007 ini akan menambah beban persoalan bagi BMI di Hong Kong. Seharusnya konsulat melindungi BMI dengan memberikan hak melakukan kontrak mandiri tanpa melalui agency, bukan malah melindungi agency dengan mewajibkan BMI untuk terus bersama agency yang sama selama dua tahun.

“Dalih bahwa peraturan baru ini akan melindungi BMI, karena agency harus bertanggung jawab untuk memberikan pekerjaan selama dua tahun bagi BMI, seperti yang diutarakan pihak KJRI adalah bohong. Kenyataannya dengan peraturan ini agency memiliki landasan untuk memotong gaji BMI lebih besar” tegas Eni.

Eni menambahkan “Untuk itulah, Persatuan BMI Tolak Overcharging (PILAR), aliansi 21 organisasi BMI di Hong Kong akan menggelar aksi besar-besaran pada tanggal 10 Februari, dan akan terus menggelar aksi-aksi protes sebelum tanggal 10 Februari untuk menolak SE No 2258/2007 dan menuntut diberikannya hak mengurus kontrak mandiri (direct hiring) bagi seluruh BMI dengan syarat yang mudah.#

ATKI-HK
Assosiasi Tenaga Kerja Indonesia Hong Kong
c/o: APMM, Jordan road no. 2, Kowloon, Hong Kong SAR
phone: +852 23147316 Fax: +852 27354559
blog: atkihongkong.blogspot.com

Untuk Referensi:Eni Lestari – Juru Bicara – (852) 96081475

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: