BMI: “Konsulat hanya melindungi kepentingan rekrutmen agency”

24-januari.jpg

Siaran Pers

24 Januari 2008 

Buruh migrant Indonesia menuntut di cabutnya peraturan pelarangan pindah agency “Pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Konsulat Jendral RI di Hong Kong, sekali lagi menunjukan keberpihakan mereka kepada agency, bukan untuk BMI”

Statement Eni Lestari ini merujuk pada surat edaran (SE 2258) yang dikeluarkan KJRI Hong Kong tentang pelarangan pindah agency bagi BMI.Hal ini dideklarasikan Eni Lestari, Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong (ATKI –HK) pagi ini (24/01) dalam aksi yang di gelar ATKI di depan KJRI Hong Kong.

“Surat Edaran yang dikeluarkan oleh KJRI ini menunjukan bahwa pemerintah buta terhadap persoalan BMI, bukannya menyelesaiakan persoalan-persoalan yang dialami BMI, mereka malah menambah beban kita semua” tambah Eni.Eni juga menambahkan “akhir-akhir ini presiden SBY sering memberikan kometar,  bahwa pemerintah ingin memberikan perlidungan yang maksimal terhadap BMI, tapi prakteknya, pemerintah hanya mengeksploitasi kita”

Aksi piket yang di gelar ATKI yang dimulai pukul 11.00 dan berakhir pada pukul 12.ini, selain melibatkan BMI juga mendapat dukungan dari organisasi buruh migrant Asia dan LSM lokal di Hong Kong.

Dolores Balaidares, ketua Asian Migrant Coordinating Body (AMCB), sebuah aliansi buruh migrant Asia di Hong Kong menyatakan “seluruh buruh migrant Asia merasakan penderitaan yang makin berat akibat kebijakan pemerintah mereka masing-masing,  bagi AMCB, persoalan BMI adalah juga persoalan buruh migrant lainnya, dan kami akan terus mendukung perjuangan ATKI” teriak Dolores dalam orasi solidaritasnya.

Sementara itu, Ramon Bultron, direktur Asia Pacific Mission for Migrant (APMM) dalam orasinya mengatakan “Di Hong Kong, Buruh Migran yang berasal dari Indonesia kondisinya  paling mengenaskan, BMI mengalami potongan gaji illegal selama 7 bulan, penahanan passport dan kontrak kerja, PHK, dan sekarang dengan dikeluarkanya SE 2258, BMI akan semakin menderita, maka kami akan bersama-sama BMI untuk pencabutan peraturan yang sangat tidak manusiawi ini”

Dalam aksi tersebut, ATKI juga memberikan ultimatum kepada pemerintah, bila sampai akhir bulan ini surat edaran tersebut tidak di cabut, maka  tanggal 10 Februari nanti, ribuan BMI akan menggelar aksi ke KJRI HK.# 

Untuk Referensi: Eni Lestari – Juru Bicara – HP. (852) 96081475 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: